Geliat Bisnis Warung Kopi di Tulungagung

Tulungagung - Masyarakat Tulungagung dikenal sebagai kelompok masyarakat yang memiliki kebiasaan minum kopi. Tradisi ngopi pada kalangan masyarakat yang dikenal dengan sebutan Kota Marmer ini tidak hanya di perdesaan, tapi juga di perkotaan.

Hampir tak ada kecamatan maupun desa di wilayah kabupaten yang memiliki luas 1.055, 65 kilometer2 dengan jumlah pendudukan sekitar 1.024.034 ini yang tidak ada warung kopinya.

"Minum kopi sambil nongkrong dipinggir jalan, sudah menjadi tradisi masyarakat Tulungagung," kata salah seorang penikmat kopi, Anang Agus Faizal.

Warga asal Blitar yang berumah tangga di Tulungagung ini menuturkan, tradisi minum kopi masyarakat Tulungagung menunjukkan bahwa kondisi sosial masyarakat di wilayah secara psikologis memang lebih terbuka, dinamis dan lebih plural.